Select Page

Perbedaan External Linking dan Internal Linking – Kamu yang sedang mempelajari SEO, pasti sudah atau pernah mendengar tentang external dan internal linking. External dan internal linking adalah salah satu tips SEO yang bisa kamu lakukan untuk meingkatkan peringkat website di mesin pencari seperti Google. Dengan melakukan teknik yang tepat, bisa membantu website menjadi naik peringkat.

Jadi, sebenarnya apa sih external dan internal link ini? Dan bagaimana cara membuat dan menanamkannya di website?

External Linking

External Link adalah link keluar yang berarti kamu sengaja memberikan atau menautkan link ke website orang lain.

Cara membuat external link sangat mudah:

  1. Buat anchor text
  2. Blok text
  3. Klik icon link (biasanya berbentuk rantai)
  4. Masukkan link website lain
  5. Centang tanda open link in new tab

Sangat mudah, bukan? Sedikit saran dari DUMET School, dalam memberikan link keluar, lebih baik tidak sembarangan. Selalu pastikam kalau link tersebut menuju ke website atau pembahasan yang sesuai dengan tulisan yang dibuat.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah jika bisa selalu berikan external link ke website yang mempunyai nilai DA dan PA yang tinggi agar dapat memudahkan kamu dalam meningkatkan nilai SEO website.

Internal Linking

Sedangkan internal link kebalikannya. Berbeda dengan external link, internal link adalah link yang dikaitkan pada website itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk mempermudah visitor website untuk pindah ke artikel atau halaman lainnya yang sesuai atau berhubungan.

Cara membuat internal link pun sama dengan external link. Yang berbeda adalah yang kamu masukkan link website kamu sendiri bukan link website luar. Kamu juga bisa membuat link ke artikel yang pernah dibuat sebelumnya tapi harus relevan dengan yang baru dibuat ya.

Bukan hanya untuk memudahkan visitor website, tapi dengan mempunyai internal link di website, bisa membantu Crawling Indexing Google menjadi lebih mudah dalam mengecek dan menjelajah website.

Penerapan link di dalam website ini bisa membuat visitor website memiliki waktu yang cukup lama untuk berada di websitemu dan terntu saja, nilai persentase bounce rate akan menjadi turun. Selain itu, pemberian external dan internal link juga bisa memberikan pertanda baik untuk mesin pencari agar dapat meningkankan nilai SEO website.

External dan internal link yang satu ini hanyalah salah satu tips. Masih ada banyak tips dan juga faktor lain yang harus diperhatikan agar bisa berada di halaman pertama mesin pencari.

Nah, itulah perbedaan external dan internal link. Jangan lupa untuk mempraktekkannya ya agar kamu bisa meningkatkan peringkat dan nilai SEO websitemu.

Semoga artikel ini bermanfaat!